Implementasi Sistem Jamming Berbasis Frekuensi guna Mengecoh Sinyal Remote Control Ilegal
Telekomunikasi Militer
DOI:
https://doi.org/10.54317/kom.v6i2.656Kata Kunci:
jamming, nirkabel, stabilitas daya, efektivitas sinyal, keamanan militerAbstrak
Komunikasi nirkabel dalam bidang militer dan sipil rentan terhadap ancaman jamming yang dapat mengganggu keamanan operasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja sistem jamming dengan menilai cakupan frekuensi, efektivitas pengacauan sinyal, jarak efektif, dan stabilitas daya pancar. Metode pengujian meliputi analisis spektrum menggunakan spectrum analyzer, uji efektivitas pada sinyal target, pengukuran jarak 1–20 meter, serta pemantauan kestabilan daya pancar. Hasil menunjukkan sistem mencakup frekuensi 800 MHz–2,4 GHz dengan efektivitas rata-rata 87,5% pada 10 meter, serta jarak efektif optimal hingga 15 meter. Stabilitas daya terjaga baik dengan deviasi hanya ±3%. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja jamming ditentukan tidak hanya oleh luas cakupan frekuensi, tetapi juga oleh konsistensi daya pancar. Penelitian ini berimplikasi pada peningkatan desain perangkat jamming untuk memperkuat keamanan komunikasi sekaligus membuka peluang kajian efisiensi energi.



