Resiliensi, Aliran Data, dan Survivabilitas Jaringan: Optimalisasi Komunikasi Radio dalam Operasi Militer Modern

Penulis

  • Arif Purnomo Politeknik Angkatan Darat
  • Muhammad Ridwan Politeknik Angkatan Darat
  • Ananda Herdi Akbar Politeknik Angkatan Darat

DOI:

https://doi.org/10.54317/kom.v7i2.982

Kata Kunci:

Tactical Communications, Electronic Warfare, Network Resilience, Deep Reinforcement Learning, Spectrum Allocation, Survivability

Abstrak

Operasi militer modern sangat bergantung pada pertukaran data real-time yang lancar, namun aktivitas perang elektronik yang dinamis sering kali mengganggu stabilitas tautan komunikasi taktis di medan perang. Meskipun teknologi loncatan frekuensi (frequency-hopping) konvensional telah diterapkan secara luas, efektivitasnya dalam mempertahankan arus data yang optimal di bawah ancaman penjejalan (jamming) yang padat dan adaptif tetap sangat terbatas akibat kendala pemrosesan dan beban overhead. Dengan mengadopsi metodologi Penelitian dan Pengembangan (R&D) untuk mengatasi kerentanan ini, penelitian ini mengembangkan kerangka kerja optimasi prediktif baru yang mengintegrasikan alokasi spektrum dinamis dengan algoritma perutean berbasis Deep Reinforcement Learning (DRL) yang cerdas. Model R&D ini dievaluasi secara komprehensif menggunakan simulator jaringan berakurasi tinggi (high-fidelity) pada pita frekuensi L, S, dan X di bawah skenario tindakan perlawanan elektronik (electronic countermeasures) yang ekstrem. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kerangka kerja ini berhasil meningkatkan throughput arus data sebesar 42% dan mengurangi latensi sebesar 35% selama sekuensi jamming aktif dibandingkan dengan protokol MANET berbasis AODV terdahulu, sekaligus mempertahankan 88% konektivitas jaringan inti meskipun kehilangan 30% simpul (node) fisik—khususnya radio manpack, hub komunikasi kendaraan, dan relai udara UAV—akibat aksi musuh. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi perutean prediktif secara signifikan meningkatkan ketahanan dan daya tahan hidup jaringan militer. Pendekatan inovatif ini menawarkan cetak biru yang adaptif dan dapat diskalakan (scalable) untuk arsitektur pertahanan masa depan, mengubah peran operator dari manajemen frekuensi manual menjadi pemantauan sistem otomatis, sehingga mengurangi beban kognitif sekaligus memastikan keunggulan komando dan kendali yang berkelanjutan.

Diterbitkan

21-10-2026

Cara Mengutip

Purnomo, A., Ridwan, M., & Akbar, A. H. (2026). Resiliensi, Aliran Data, dan Survivabilitas Jaringan: Optimalisasi Komunikasi Radio dalam Operasi Militer Modern. Jurnal Telkommil, 7(2), 167–175. https://doi.org/10.54317/kom.v7i2.982

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.