Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Berbasis Pemanas Kompor Oli Bekas Dengan Kapasitas 5Kg

Teknik Otoranpur

Authors

  • Nurul Muhibil Arif Politeknik Angkatan Darat
  • Ahmad Ali Imron Politeknik Angkatan Darat
  • Avit Aprilyanto Universitas PGRI Semarang

DOI:

https://doi.org/10.54317/oto.v7i2.902

Keywords:

Pirolisis, limbah plastik, kompor oli bekas, reaktor batch, energi alternatif

Abstract

Abstrak; Peningkatan volume limbah plastik dan oli bekas menimbulkan tantangan lingkungan yang signifikan sekaligus membuka peluang pemanfaatan sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun reaktor pirolisis sistem batch kapasitas 5 kg berbasis pemanas kompor oli bekas untuk mengonversi limbah plastik menjadi produk bernilai energi. Reaktor dirancang menggunakan material stainless steel SS304 dengan mempertimbangkan ketahanan termal, kekuatan mekanik, dan ketahanan korosi pada suhu operasi hingga 400°C. Metode penelitian meliputi perancangan mekanik, analisis termal, perhitungan kebutuhan kalor, analisis efisiensi pembakaran, serta evaluasi keamanan struktur. Hasil menunjukkan volume total reaktor sebesar 0,0348 m³ dengan massa struktur sekitar 8,32 kg. Total kebutuhan energi sistem mencapai ±8.115 kJ yang mencakup pemanasan bahan baku, pemanasan material reaktor, dan energi proses pirolisis. Sistem kompor oli bekas mampu menghasilkan daya panas efektif hingga 8,5 kW dengan efisiensi pembakaran mencapai 85%. Analisis struktural menunjukkan tegangan dinding sebesar 6,01 MPa dengan faktor keamanan 34,9, sehingga desain dinilai aman untuk skala laboratorium. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi reaktor pirolisis dengan kompor oli bekas dapat menjadi solusi ekonomis dan aplikatif dalam pengolahan limbah plastik sekaligus pemanfaatan limbah oli sebagai bahan bakar alternatif.

Published

2026-10-27

How to Cite

Muhibil Arif, N., Ahmad Ali Imron and Avit Aprilyanto (2026) “Rancang Bangun Reaktor Pirolisis Berbasis Pemanas Kompor Oli Bekas Dengan Kapasitas 5Kg: Teknik Otoranpur”, Jurnal Otoranpur, 7(2), pp. 8–13. doi: 10.54317/oto.v7i2.902.

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.